Kamis, 30 Agustus 2018

Gerak Jalan HUTRI 73

Dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73
SMP Negeri 2 Bangsalsari mengeluarkan pasukan gerak jalan terbaiknya dalam perlombaan dalam rangka memeriahkan acara 17an di Kecamatan Bangsalsari


































Sabtu, 18 Agustus 2018

Team Paskibra SMP Negeri 2 Bangsalsari tampil memukau !!!!!!


Menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) adalah suatu hal yang membanggakan bagi setiap anak sekolah menengah. 
Karena untuk menjadi Paskibra harus bersaing dengan ratusan siswa dan melalui rangkaian test yang tidak mudah, mulai dari tinggi badan, stamina, psikologi dan kedisiplinan.
Secara fisik berarti mereka harus sehat dan postur tubuh yang telah ditentukan kualitasnya. Hanya putra dan putri terbaik yang akan terpilih.
Setelah melalui rangkaian latihan selama 25 hari, setiap harinya dibutuhkan waktu 5 jam untuk latihan. 

Selama proses latihan, Nugroho Sispriyono  selalu mengawal ke sembilan siswanya yang telah lolos seleksi team kecamatan (Polsek, Koramil 0824/15, dan Pol PP Kecamatan Bangsalsari) yaitu :
1.Dita
2.Eka Fitri
3.Yogi
4.Sobri
5.Rayhan
6.Holili
7.Abel
8.Bayu
9.Haddid







Akhirnya Team Paskibra SMP Negeri 2 Bangsalsari dikukuhkan oleh Camat Bangsalsari Drs. H. Murtadlo, M.Si bersama Paskibra Kecamatan Bangsalsari pada hari Kamis (16/8) jam 16.00 wib di pendopo Kantor Camat Bangsalsari.
Tujuh belas Agustus adalah moment yang paling bersejarah untuk seluruh manusia yang bertumpah darah indonesia. Tahun 2018 ini adalah tahun ke-73 bangsa Indonesia telah merdeka. Tak terasa sudah berpuluh tahun kita sebagai bangsa telah bebas dari penjajah asing. Meski usia kemerdekaan kita belum melampaui lama waktu terjajah.
Salah satu moment yang pasti diselengggarakan dalam memperingati hari ulang tahun kemerdekaan adalah upacara bendera, sebagai puncak penting sejarah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.
Maka pasti suatu kebanggaan tersendiri bagi para pelajar yang bisa menjadi pasukan paskibra. Lebih lanjut Nugroho berharap para pasukan paskibra ini akan menjadi kebanggaan almamater SMP Negeri 2 Bangsalsari maupun bagi keluarga denganmewujudkan sikap dan perilaku positif yang berlanjut dalam aplikasi kehidupan sehari-hari.


Terus berkaryalah wahai generasi terbaik bangsa untuk menjadi kebanggan keluarga, agama dan bangsa. Dengan semangat kemerdekaan ini kita akan terus berkarya untuk bangsa dan negara Indonesia. SMP Negeri 2 Bangsalsari…..Yesss !!!




Rabu, 18 Juli 2018


PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH
(PLS_2018)

Alhamdulillahirobbil alamien.....usai sudah pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) di SMP Negeri 2 Bangsalsari berjalan lancar sejak hari pertama Senin hingga Rabu 16-18 Juli 2018
Slamet Sugianto selaku pejabat Urusan Kurikulum mengatakan bahwa,  ”Pelaksanaan Kegiatan PLS ini peserta diberikan materi pokok yaitu :
1. Arti dan Makna Wawasan Wiyata Mandala
2. Kepramukaan
3. Kesadaran Berbangsa dan Bernegara
4. Belajar Efektif
5. Pendidikan Karakter
6. Tata Krama Sekolah
7. Pengenalan Kurikulum 2013
8. Pembinaan Mental

Sebagaimana disampaikan Kepala SMP Negeri 2 Bangsalsari Nugroho Sispiyono, S.Pd., M.Pd bahwa, “ Para peserta diharapkan segera beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan nantinya akan terbentuknya akhlakul karimah dan memiliki sikap kemandirian bagi warga baru di SMP Negeri 2 Bangsalsari yang sadar akan norma-norma yang ada baik secara formal maupun etika moral dan bertanggung jawab yang secara komprehensif dapat diterapkan setelah menjadi warga SMP Negeri 2 Bangsalsari."

Pada pembukaan tersebut beliau juga memperkenalkan Guru baru yang mendapatkan Surat Penugasan (SP) oleh Bupati Jember Hj. Faida, M.MR yang ditugaskan di SMP Negeri 2 Bangsalsari yaitu :
      1.  Lys Styaningsih, S.Pd
      2.  Syaiful Bahri, S.Pd
3    3. Erny Kurniawati, S.Pd
4    4. Fredy Saliyansyah, S.Pd
5    5. Andri Asih Anggraeni, S.Pd
6    6. Febry Ayu Kumalasari, S.Pd
Keceriaan peserta PLS terpancar ketika berada di lingkungan baru dan suasana hangat ketika bertemu teman-teman baru. “ Kami libatkan pengurus OSIS untuk berpartisipasi membimbing peserta PLS agar mental mereka segera menyesuaikan diri dengan lingkungan baru,” kata Drs. Samsuri  selaku komandan Urusan Kesiswaan ini menjelaskan ketika dihubungi disela-sela kesibukannya mengatur barisan ketika pelaksanaan baris-berbaris.

Tepat jam 10.45. upacara penutupan PLS dimulai dengan sambutan pamungkas oleh Wakasek H. Eko Rahmad Prayogo, SS.  
“ Apa-apa yang sudah kalian dapatkan baik materi maupun pesan dari para Pembina sekolah agar kalian aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.” pungkasnya sekaligus menutup secara resmi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di SMP Negeri 2 Bangsalsari Tahun Pelajaran 2018/2019.



Redaksi._


Rabu, 22 Maret 2017

Sosialisai Anti NARKOBA pada Upacara Bendera




Narkoba dipandang sebagai ancaman terbesar bagi para generasi penerus bangsa. Bahkan, saat ini pemerintah telah mencanangkan Indonesia darurat narkoba guna mencegah peredaran barang haram itu. 
Berkenaan dengan situasi masa kini, Kepala SMP Negeri 2 Bangsalsari berupaya menekan dan meminimalisir dampak bahaya yang akan mengancam masa depan generasi bangsa khususnya peserta didik yang menjadi asuhannya dengan bekerja sama dengan instansi terkait yaitu Polsek Bangsalsari dengan mengadakan Sosialisasi Undang-Undang Narkotika (NARKOBA) Nomor 35 Tahun 2009

Disamping itu pula Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo,SH,SIK mengintruksikan kepada seluruh anggota Binmas Polsek maupun Polres untuk menggalakkan penyuluhan dan sosialisasi bahaya narkoba di kalangan remaja.
Sosialisasi tersebut dilakukan di sekolah-sekolah, seperti halnya yang dilaksanakan oleh Unit Binmas Polsek Bangsalsari Suyanto di SMP Negeri 2 Bangsalsari – Jember yang dipimpin oleh Nugroho Sispriyono, S.Pd.,M.Pd lelaki asli Sragen ini pada upacara bendera Senin (20/03/2017)
Kegiatan yang melibatkan seluruh siswa SMP Negeri 2 Bangsalsari - Jember itu dinilai penting untuk menumbuhkan sikap disiplin dan kepatuhan terhadap hukum di kalangan para siswa.
Di sisi yang lain, pihak kepolisian dipandang perlu melakukan langkah-langkah pencegahan meluasnya peredaran narkoba di kalangan remaja.